Keesokan harinya, aku mendapat telpon dari Andi, dia memberitahukan bahwa biaya rumah sakit harus dibayarkan paling lambat sore itu. Kemudian freed mengeluarkan penis besar khas bule yang membuat aku kaget dan ngeri, pasti akan sakit apabila vaginaku ditembus penis bule itu, fikirku. Sex Bokep ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ”
Roni (R): “iyah ada apa lo??”
A : aku mau pinjam uang ka… Asep (suamiku) sedang dirawat di RS”
R : ohh… Tapi gue lagi boke, cari j orang lain! A : oke deal (sambil menangis sedih)
Aku tak percaya aku harus menjual kenikmatan vaginaku kepada orang lain demi pengobatan orang yang kucintai. Setelah sadar, mataku berkaca-kaca meratapi dan menyesali mengapa vagina yang harusnya aku persembahkan hanya pada suamiku, kini menjadi santapan para bajingan sex itu!, dan demi orang yang aku cintai, aku relakan kedua lubangku dinikmati mereka.




















