“..Tomo? Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok.Mungkin karena puber. Film Porno Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Tomo melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Tubuhku masih bergetar. Bosan dengan posisinya, Tomo membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup.“Erriik..!! Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Tubuh Tomo mengejang, dan cairan deras pun mengalir dari ‘liang’ku. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya.Aku memilih untuk diam. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Aku nggak marah kok. Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya.“Tidak”, Tomo masih memandangiku sambil memegang mukaku, seolah-olah aku tidak bernyawa.“Sempurna” katanya dingin.“Seperti boneka..”Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Tomo bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku.“Halo..




















