pantes gak pernah keliatan lagi batang kemaluan lu.. yang selalu percaya kepadaku dan tidak terlalu over protective serta lebay seperti Dilla..Bersambung…….UPDATE CHAPTER IIChapter II bag. Bokeb namun sepersekian detik di kesadaranku ini aku masih dapat merasakan kesedihan sebagaimana yang kurasakan dalam mimpi itu. setibanya di depan rumah Arna, belum sempat aku menelfonya tampak pintu depan rumahnya terbuka, terlihat seorang wanita keluar dengan agak terburu-buru, wanita itu mengenakan sweater lengan panjang, dipadu dengan celana pendek ketat berbahan jeans seakan memamerkan paha yang sangat putih, mulus dan bening sehingga terlihat mengkilat terkena bias cahaya lampu.“Gila…. Wanita itu bernama Arna, dia adalah temanku waktu aku masih SMA dulu, wajahnya yang manis sekilas terlihat seperti wanita lugu, postur tubuhnya yang tinggi dan langsing dibalut dengan kulit putih yang merona serta sepasang buah dada yang bulat tersebut seringkali membuat pria-pria yang melihatnya pasti ternganga.. mulai besok akan diusahakan deh
yang penting ceritanya lancar, tamat dan gak macet..




















