Ya sudah ah, besok aku minta maaf saja dengan dia dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.Benar saja, besok itu dia ternyata agak takut kalau lewat depanku. Bokep Arab Dia memandangku dengan tatapan memohon dan sambil dengan keluar air mata. Setelah itu kubuka branya dan CD-nya. Kubawa masuk ke kamar dia saja. Dia diam saja. Nah pada suatu hari aku nekat. “Cuma sampai kelas tiga aja Mas, soalnya nggak ada biaya”, jawab dia. “Nggak apa-apa kok”, jawabku lagi.Aku tinggal tunggu obat tidur itu bekerja. “Cuma sampai kelas tiga aja Mas, soalnya nggak ada biaya”, jawab dia. Nah, saat itu aku baru tahu itu loh yang namanya BF. Yah basah deh duitku.Eh, pas aku lewat kamar si Ine, kelihatan lewat jendela ternyata dia lagi tidur. Yang pasti aku sudah malas membius-bius segala. Akhirnya aku menemukan ide, besok saja aku masukkan obat tidur di minumannya. Soalnya dia tidak balik lagi.




















