“Kan tidak ada yang tahu, lagi pula kami tidak akan menceritakan pada siapa-siapa, sungguh kami janji,” si Emily mewakili mereka. Bokep SMA “Please Jacky!” sambungnya. “Boleh kupegang Jack?” tanya Khira sambil jari telunjuknya menyentuh kepala barangku tanpa menunggu jawabanku. “Gila gede banget!” kata mereka hampir berbarengan lagi. Ternyata Eve sudah bugil, tangannya dengan gemetar menarik tanganku ke arah barangnya. Dan atas saran teman-teman, maka aku mensponsori seorang cewek dari Indonesia dengan niat untuk menikah. Nah, karena rumah yang kumiliki ini mempunyai dua kamar dan karena aku hanya tinggal sendiri sekaligus sudah kapok untuk mencari pasangan lagi, maka kamar yang satunya aku sewakan pada seorang pelajar (cowok) dari Jepang. “Please Jacky!” sambungnya. Setengah kencang. Kesel sih boleh, tapi jangan bilang Jepang sialan dong. Mungkin Emily mendengar apa yang telah diucapkan oleh Khira. Pandanganku sayup, dan terasa benda lembut menyapu kepala barangku dan benda lembut lainnya menyapu bijiku. “Nah! Baru saja aku ngobrol dengan si Emily, si Eve datang lagi menanyakan, apa saya




















