Dan menyemburlah lah spermaku.“ Jrooot…sroooot…crooootttt…srooooot…..crooootttt………”“Ahhh… Oh… Shhh… Amidaii… Ouhhh…”Amida tak kalah semangatnya. Bokep “Iya, banyak kok mas , biki amida pusing lagi nih ” jawabnya
“Oke deh,Ya sudah, Amida segera ambil bukunya, nanti Mas ajari” pintaku sambil mataku tak berhenti melihat nya.Dengan melihat pesona wajah nya yang cantik dan imut itu . Saya melangkah ke belakang tubuhnya dan terus melakukan usapan, dan berusaha menempelkan rudal qu ke arah punggungnya.Hangat sekali..’
Saya beranikan untuk membuka kancing bajunya yang kedua dan dia masih diam saja sambil terpejam. Pantat nya saya dorong ke arah qu dengan sodokan qu ke Tempe nya.“Ahh… Ahh… Ehmmm…SSShhhhhh…….” Amida mendesah enggak karuan.saya pun sadar bahwa rudal qu tidak masuk ke lubang Tempe nya, hanya menggesek bagian luar dan mungkin Klitorisnya . Saya kunci kamar dan saya melihat Amida berdiri di depan cermin besar dengan masih posisi bajunya terbuka, tidak dikancingkan.




















