Kalau lu gak naik kelas, lu jadi adik kelas gua dong.” Goda Erick.“Ye.. Bokeb Akupun berteriak..“ARGH..” Inilah orgasmeku yang pertama dengan guruku.Setelah perasaanku tenang menikmati sisa-sisa rasa orgasme tadi. Agak sakit kurasa di sekitar vaginaku. Sebab saya merasa bersalah padanya.Namun, Erick memang pria yang baik. Sensasinya sungguh luar biasa. Kalau bisa pasti saya penuhi.” Jawabku dengan antusias“Kalau kamu mau, kamu datang saja hari minggu nanti ke rumah saya. Apakah kamu mau?”Kembali terbayang kondisi keluargaku jika aku tidak naik kelas. Aku mengambil bantal untuk menutupi daerah wanitaku itu.Namun dengan gesit ia menyingkirkan bantal itu dan menjilati vaginaku dengan posisi berlutut di sisiku. Tapi jika aku menerima tawaran Pak yudhi, berarti aku telah mengkhianati Erick. Saya kan dari keluarga pas-pasan.”“Tidak.. Ya Bapak mau bicarain cara membantumu itu.” katanya sambil tersenyum.“Oh ya udah.. Kan saya jadi guru kalau di sekolah saja. Tetapi punya Erick lebih besar diameternya. Kan masih pagi.” Katanya sambil beranjak ke dapur untuk membuatkan teh untukku.“Waduh..










