Suara pletak-pletok mendekat.“Ayo tengkurap..!” kata wanita setengah baya itu.Aku tengkurap. Lalu menyentuh Junior dengan sisi luar jari tangannya. Film Porno Anggap saja tiap-tiap baju sama dengan jumlah kancing bajuku: Tujuh. Keras sekali.“Jangan cuma ditunjuk dong, dipegang boleh.”Ia berdiri. Si Junior tiba-tiba juga ikut-ikutan ciut. Atau jangan-jangan ia tidak masuk ke salon ini, hanya pura-pura masuk. Aku meringis merasai sentuhan kulit jarinya. Ah.., selangkanganku disentuh lagi, diremas, lalu ia menjamah betisku, dan selesai.Ia berlalu ke ruangan sebelah setelah membereskan cream. Ke bawah lagi: Turun. Atau mau gunting? Jangan dimasukkan dulu Sayang, aku belum siap. Creambath? Ke bawah lagi: Turun. Ia terus mengelap pahaku. Lalu pijitan turun ke bawah. Padahal, wajah wanita setengah baya yang di lehernya ada keringat sudah terbayang.




















