Kelihatannya Daissy menjadi kuatir.“Kalau begitu kapan sempat ngasih tahu jurus-jurus rahasianya sama aku?” tanyanya pada Carla.Kira-kira jam 9-an Carla mengajak Daissy ke kamarnya untuk berganti pakaian dan memakai daster. “Alah, biasanya kalau habis olah-raga kita mandi dan ganti baju sama-sama.”Akhirnya Daissy mengikuti anjuran Carla juga. Bokep Korea Daissy memuaskan Emir, dan Emirpun memuaskan dirinya.Beberapa minggu kemudian Daissy sempat menghadiri acara reuni SMA-ku. Tidak lagi semesra dan semanis sebelumnya. Tanpa disuruh lagi langsung Daissy mengemut-emutnya, mulanya asal-asalan tapi lama-kelamaan dengan penuh gairah. Apalagi sebentar lagi Daissy akan melangsungkan pernikahan. Berjam-jam mereka berdua bercengkerema tanpa busana. Setengah bercanda Daissy mengucapkan terimakasih kepada Emir, lalu mulai melayani hasrat birahi lelaki Sulawesi itu.Dengan sempurna, sepenuhnya, dan sepuas perasaan Daissy. Terkejut Daissy menjerit, “Aduh La besarnya!”Mendengarnya Carla tertawa kecil, lalu katanya, “Jangan panggil gue dong, panggil aja dia.”Bambang menarik tangan Daissy dan menaruhnya di atas barang kepunyaannya.




















