Setelah semua kelar kita pulang, sesampainya di rumah aku di rawat mbak Sumi. Bokeb Mungkin ini sudah menjadi nasibku menjadi peampiasan nafsu bejat om-ku. Memang nikmat namun aku terus merasakan kesakitan, dimasukin penis segede itu,“aaaahh om…sakit om……aaaakkh….oohhh….aaaaaaaahhhh…oooouuugghh….”Keringat om Yoyok jatuh bercucuran membasahi tubuhku. Memekku terbuka lebar masih saja ditekan dengan penisnya. Aku tidak tahu jika om masuk ke kamarku, dia membelai rambutku hingga aku terbangun.“udah enakan ya Tar?”“ee..udah om…” sambil sedikit menjauh dari om Yoyok.“obatnya harus tetap kamu minum ya?”“iya om masih aku minum kok…”Aku ketakutan karena om Yoyok terus mendekati aku. Aku tumbuh menjadi gadis yang dewasa cantik dan menarik. Aku tertidur pulas setelah minum obat. Memekku terbuka lebar masih saja ditekan dengan penisnya. Bersyukur sekali aku dirawat om Yoyok dan tante Susi.Tante Susi adalah adik dari ibuku, tante Susi sudah menganggap aku seperti anaknya sendiri.




















