Aku tidak percaya bahwa aku menyaksikan itu semua. Bokep Family Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Tomo melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Tapi, di depan kamar Tomo aku berhenti.Pintunya terbuka sedikit. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku.Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”
Tomo memeluk tubuhku yang kecil dengan erat.“Ya Tomo..aku adalah milikmu. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok.Mungkin karena puber. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Maria” Tomo melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin.“Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria.










