Anisa sepontan melepas seluruh pakaiannya, dan meminta aku melepas pula .Aku tanpa basa basi lagi langsung bugil. Romantis sekali tempat kami itu. Bokep Tobrut Kami memutuskan esok pagi kami harus pulang. Mulai dari jaket, T. Tanganku bersentuhan dengan payudaranya, dan aku berguman” Maaf Nisa ?”
“Enggak apa-apa ?!”: sahutnya.Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya. Seluruh pakaian bawaan Anisa basah kuyup, aku hanya punya satu jaket parasut di ransel.Anisa minta aku meminjamkan jakaetku. Hari terakhir, sepanjang hari kami hanya ngobrol dan bermesraan saja. “Terang dingin , habis kamu bugil begini” jawabku. Penny’ku masuk kedalam ‘Ms. Mainan Anisa bukan main hebatnya, segala gaya dia lakukan. Dia meraba bibirku, aku reflex mencium bibir Anisa. Kami kebingungan sekali, bahkan berteriak memanggil-manggil mereka yang berjalan duluan. Aku demikian pula, semakin menekan ‘Mr. astaga lagi, Anisa sudah ‘keluar’ banyak, ‘Ms. Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng.Tepat sudah tiga hari kami ada ditempat




















