Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Malam semakin larut. Indo bokep Pikiranku mendadak kacau. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Dia benar-benat ulet. Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Malam semakin larut. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Beberapa orang lainnya menghakimi supir mobil, menghajarnya hingga biru-biru, termasuk mobilnya yang dibikin tambah penyok. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Jika hujan, tidak ada yang lebih indah selain melihat orang-orang berpayung, melompati genangan air hingga terciprat dan




















