Peluh membasahi punggung Vincent yang dihiasi tato naga yang tengah marah. Bokep Thailand Lara memang berhasil menyelamatkan diri namun dia belum mengetahui nasib dua temannya yaitu Mary Ann dan Demosh yang menyertainya dalam petualangan ini.Lara menyeka wajahnya yang mulus dengan ujung kaos ketatnya yang kini telah basah dan terasa lengket di badannya. Bersamaan dengan itu, dari arah pintu masuk berhamburan beberapa anak buah Vincent dalam keadaan berlumuran darah. Bibir vagina yang merekah indah itu diusap dengan pelan menggunakan kontolnya. Pikirnya, lebih baik menyimpan tenaga daripada harus melayani pertanyaan-pertanyaan bodoh dari si Botak. Lama kelamaan rupanya Vincent tak kuat juga menahan nafsunya yang kini timbul karena pemandangan indah yang terpampang jelas. Akan kuberikan semua kekayaanku asal kalian bersedia mengampuni nyawa hinaku ini..” Ratap Vincent kepada kumpulan malaikat maut yang siap mencabut nyawanya.Lara berjalan menghampiri Vincent yang kini terpekur dengan sekujur tubuh gemetaran dan berkeringat dingin.“Enak saja kau berkata begitu.




















