Lekukan dadanya begitu nampak dan close up di hadapanku, napasnya naik turun semakin membusungkan dadanya yang tertutup jilbab putihnya. Namanya Elvita, umurnya sekitar 22 tahun, dia anak koas dari perguruan negeri dari kota yang sama. Bokep indo ujarku berusaha membujuk untuk bisa pergi bareng. Gagal lagi upayaku…tapi aku sudah senang dengan melihat wajahnya dari dekat selama persalinan itu. Dia berusaha menjadi asistenku dengan baik, saat memberikan gunting aku sengaja pura-pura tidak tahu menyentuh tangannya…tapi langsung dia tarik. Aku mulai mencium payudara kanan Elvita, aku lakukan masih di dalam jilbabnya, dan akupun tidak melepas semua kancing kemejanya, sehingga tidak semua bagian tubuhnya terlihat. “Kamu sakit Vit?”“Nggak kak” lemah sekali bicaranya“Kenapa kamu murung, ada masalah?”“ah nggak kok” Elvita mencoba tersenyum walau aku lihat tidak bisa menutupi kemurungannya. Jangan panggil Dok…panggil saja kak. “tapi terima kasih tawarannya aku bareng teman saja…”, “kalau begitu sekalian ajak saja teman kamu” setengah berharap dia mau menerima.




















