“Jadi dulu gak iklas nih” tanya Rara cemberut. Aku dorong penisku masuk. Film Porno “Walaupun demikian Ra, menurut aku gak bisa jadi alasan terus dia selingkuh dan ngehamilin cewek laen” Kataku.“Dasar cowok, kenapa sih pikirannya seks melulu” kata Rara sedikit meninggi. “Tadi sore” jawab Rara. Paha Rara menjepit pahaku diselangkangannya.“Ma kasih ya Yan, kamu selalu bantu aku kalo aku ada masalah” kata Rara. Hari ini kan libur, maksud aku sih mau istirahat aja dirumah. Rara meresponnya dengan ikut menekan-nekan memeknya lebih kuat ke pahaku. Hmmm… memang lebih banyak daripada darah perawan yang pernah aku liat.“Yan kok berdarah sih ?” tanya Rara panik. Aku tusuk perlahan memek Rara, kadang aku percepat. “Aku mo kekamar mandi dulu yan, mo bersihin dulu” kata Rara. Hmm.. Rara bereaksi dengan ikut menghisap bibirku. Aku mendorong jidat Rara sambil berkata “Udah tidur sana, pikiran kamu dah kacau tuh”, walaupun sebenarnya aku juga jadi mau.“Tapi bener Yan, aku jadi mau.




















