Aku yang takut nanti ketahuan orang lain langsung keluar dari kamar tersebut dan mengambil handukku menuju rumahku.Ketika aku baru akan keluar dari rumah Mbak Ita, alangkah terkejutnya aku ketika dihadapanku ada seorang wanita yang kuduga sudah berdiri disitu dari tadi dan menyaksikan semua perbuatan kami. Secara samar-samar dapat kulihat bentuk payudaranya. Film Porno “Mbak mau melaporkan saya atau takut saya lari” ucapku semakin bingung. Diluar dugaanku ternyata aku menabrak sesuatu yang ternyata adalah Mbak ita. Saat itu aku masih kuliah pada semester ke empat. Ah .. Hal ini membuatku lebih betah berada di kosanku, oh ya di bedeng tersebut aku nge-kost, dari pada harus keluar rumah tanpa tujuan. “Aduh!!” meleset pada tusukanku yang pertama. Keesokan harinya Mbak Ita pergi dengan kedua anaknya yang katanya kerumah nenek, dan kembali sorenya.Sore itu aku baru akan mandi, begitu juga dengan Mbak ita.




















