“Awas lho, Bu… Ada hantunya…!” katanya. Bokep China Udah malam kok belum juga pulang?” kata Pak Oding. Hari itu cuaca hujan disertai guntur, namun suamiku tetap pergi karena ada yang perlu ia atur dengan para petani di perkebunan. yang menjaga,” jawabku. Buah dadaku pun tidak luput dari jamahan tangan kasarnya. Tidak heran jika malam hari amat sepi dari kebisingan. Ia dipekerjakan oleh suamiku karena di daerahku ini amat sering terjadi perampokan. “Bu, Bapak pulangnya kapan? Pak Oding sangat disegani oleh masyarakat desa ini. Meskipun telah memiliki dua orang anak namun kami tetap mesra dan hangat. Anakku yang pertama berumur 6 tahun dan yang kedua berumur 5 tahun. Di kota ini aku tinggal dan sengaja ikut suami. Sebagai majikannya, aku anggap bisa saja namun lama-kelamaan aku merasa jengah juga.




















