Lantai 8 tempatku sudah berlalu dan ketika sampai di lantai 11 pintu lift terbuka, Dody memberiku isyarat untuk keluar, akupun hanya nurut saja tak mau terdengar ribut di depan bapak itu. Kami saling terdiam sesaat, hanya sorot mata penuh arti yang berbicara.Begitu terdengar suara gemericik air shower yang sudah dinyalakan, serta merta Pak Jacky menarikku dalam pangkuannya. Sex Bokep Kusapukan mataku ke pelosok lobby, namun tak kulihat juga tampangnya, hingga kurasakan colekan di pundakku dari belakang. “jam berapa sih Pak kok pagi pagi begini udah rapi” sapaku dengan suara yang masih parau ngantuk. Aku terdiam mempertimbangkan ajakannya sambil melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 10, berarti hanya tersisa 2 jam, padahal aku harus pulang mengambil pakaian dulu, terlalu buru buru. Sopir sudah menunggu ketika kami keluar dari airport dan langsung menuju ke Hotel Mandarin, hotel yang dipilihkan Pak Jacky, belakangan baru kutahu kalau itu dekat dengan kantornya dan dia bisa segera menemuiku sepulang kantor atau sebelum ke kantor.




















