Bram tidak tahu tadi Tia sempat ada di luar sebentar, waktu buru-buru pergi dari salon Citra ke rumah. Film Porno Di dadanya bersandar Citra yang awut-awutan, make-up tebalnya luntur setelah entah berapa ronde berperan sebagai pelacur demi Bram. CROTT…Tia terduduk di lantai. Tangannya memegang tangan Tia. Dia berusaha bangun, sementara Bram berdiri mengangkang di atas badannya. Dan sepertinya, Tia sendiri juga menemukan sisi baru dalam dirinya…,,,,,,,,,,,,,,,, Cuma saat itu juga Citra merasa dapat satu lagi alasan yang bisa dia kasih kalau ada orang tanya pendapat dia tentang menikah tanpa pacaran. Sementara tangan kanannya siap membuat Bram susah bernafas, tangan kiri Tia mencari-cari bagian tubuh Bram yang paling jujur.Tuh, kan… pikir Tia. Merah, mengilap, menantang. Satu yang Tia tahu, keluarga Bram memang longgar dalam mendidik anak-anaknya. Biasanya Tia paling-paling hanya memakai lip gloss, namun malam itu mata Bram tidak bisa lepas dari bibir Tia yang tampak lebih penuh dan sensual.










