TanteAni seakan-akan menikmati betul ciuman ini.Nafas tante Ani pun masih teratur,tidak adatanda sedikitpun kalau dia tersangsang.“Sudah cukup dulu. Bokep Barat Aku sempat minta jatah 1 kali lagidengan tante Ani,namum ajakanku ditolak halusolehnya karena alasan dia ada janji denganteman-temannya.Sejak saat itu aku menjadi teman seks gelaptante Ani tanpa sepengetahuan orang lainterutama ayah dan ibu. Ayo lepas lepas …”candaku sambil tertawa gembira.“Jangan gembira dulu. Kalimattante Ani ini masih menggantung bagiku,seakan-akan dia ingin mengatakan sesuatu yangmenurutku sangat penting. Jangan malu-malu!” serutante Ani girang. Alasan-nya tidakdijelaskan oleh ibu,karena mungkin aku masihterlalu muda untuk mengerti hal-hal seperti ini.Pada suatu hari ayah dan ibu lagi-lagi cabut darirumah. Aku mengatakan kepada tante Anibahwa aku saat itu masih belum mau terikatdengan masalah percintaan jaman SMA. Mungkin jugatidak ada pointnya buat tante Ani menanyakanthe ‘Truth’ tentang diriku,karena kehidupankuterlihat lurus-lurus saja menurutnya.Ini adalah juga kesempatan untuk menggali the‘Truth’ tentang kehidupan pribadinya. Lihatlahpembalasanku,kataku dalam hati.“Bernas Three kind … tante … one pair … ahhh …lagi-lagi tante kalah” sindirku sambil tersenyum.Dan tanpa diberi




















