Menjeritpun tidak bisa karena mulutku dilakban.“Hahaha… jangan takut gitu dong Mita sayang… “ Dia kemudian naik ke atas ranjang. XNXX Bokep Namun aku harus keluar dari sini bagaimanapun caranya. Bagaimanapun rasanya emang menyakitkan, aku sampai menangis dan mengeluarkan air mata karena tadi begitu ketakutan dan kesakitan.“Kamu gak apa-apa Mita?” tanya seorang temannya. Peralatan mandinya juga lengkap, tapi masalahnya kamar mandi ini tidak ada pintunya.“Kenapa? Dia lalu mengarahkan pisau itu padaku. Tentu saja aku takut dibunuh, aku takut mati. Bagaimanapun rasanya emang menyakitkan, aku sampai menangis dan mengeluarkan air mata karena tadi begitu ketakutan dan kesakitan.“Kamu gak apa-apa Mita?” tanya seorang temannya. Ayo mandi…”“Tapi…”“Kamu gak usah malu telanjang di depan saya, ayo buka bajumu, lalu mandi, hehe” balasnya. Kamu mau langsung dibunuh sekarang? “Ini… bunuh gadis itu… kamu ingat caranya dari rekaman yang kamu tonton kan? Dia berusaha berteriak namun mulutnya tertutup lakban.Aku kembali menoleh ke pak Jun karena merasakan tangannya pada buah dadaku. Aku bahkan gak sabar menanti hari eksekusiku.










