“Husyyyyy… Bapak ini koq nakutin saya?” kataku. Bokep indo Lalu tangannya melingkar di bahuku. Saat itu aku merasakan ada yang lain pada diri pembantuku yang laki-laki. Lalu aku ikut duduk juga di lantai yang beralaskan permadani itu untuk nonton. Ia pun kembali melingkarkan tangannya di bahuku. Oding pun aku lihat belum tidur. Aku pikir ini pertanyaan yang kurang ajar dari seorang pembantu kepada majikannya. Aku tahu ia sudah lama berminat pada diriku. “Awas lho, Bu… Ada hantunya…!” katanya. Di malam itu aku pasrahkan setiap rongga tubuhku yang putih mulus ini untuk dicumbui pembantuku yang sudah tua ini. Suamiku memilih jadi pengusaha dan aku disarankannya menjadi ibu rumah tangga, karena segala kebutuhan hidupku telah tercukupi olehnya. Malam lagi… Apa ndak takut, Bu?”
“Oooo…..




















