“asik” kataku dalam hati ketika aku menemukan celah kecil diantara gagang pintu, namun sial pemandangan yang kulihat sempat membuatku agak lemas, karena kulihat Ayu sedang jongkok buang air besar, namun kucoba untuk sabar dan tak lama setelah itu kudengar suara gemerecik air yang tandanya Ayu telah selesai buang hajat. Kulihat Ayu tidur menyamping kearah pintu dengan bagian bawah daster agak terangkat membuat celana dalamnya sedikit terlihat. Bokepindo Melihat Ayu yang kelelahan aku putuskan untuk naik becak. Kusuruh Ayu bergeser dan aku duduk disebelahnya, “Ayu ngantuk yah?” tanyaku kepada Ayu, “agak sih mas, lemes banget badan Ayu” lalu ku jawab “ya udah kamu senderan di bahu mas aja sini” tanpa menjawab Ayu langsung bersandar di bahu ku, hal tersebut justru membuat ku makin terangsang karena selain bisa melihat payudaranya aku juga bisa merasakan kenyalnya payudara Ayu yang menempel dilenganku yang selama hampir dua jam kunikmati.Sesampainya di Stasiun aku langsung menelepon Dilla memberitahukan kedatangan kami, namun karena pekerjaan Dilla yang sangat menguras




















