Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Bokep Korea Mungkin setelah ini ia akan kapok berjudi lagi pikirku. Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang. Aku berkata terus-terang bahwa aku tidak tahu-menahu mengenai utang itu, kemudian aku menyuruhnya untuk kembali besok saja. Mas Bambang berjanji untuk melunasi utangnya itu. Ternyata Bondan tidak seburuk yang kubayangkan, memang matanya terkesan liar dan seakan mau melahap seluruh tubuhku, tetapi sikapnya dan perlakuannya kepadaku tetap tenang, sehingga dikit demi sedikit rasa grogi yang menyerangku mulai memudar. Kedatangan Bondan inilah yang memicu perubahan dalam rumah tanggaku.Bondan datang untuk menagih utang- utang suamiku kepadanya. Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuhku.Bondan kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yang ringan.




















