Celingak-celinguk melihat sekitar, tidak ada tanda-tanda ada WC dekat situ. Beberapa situs yang menarik kami berhenti agak lama. Bokep China ” Ah salah sendiri, kan itu pilihan ente,” kata ku. Kota terlarang cukup luas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Kami sempat foto-foto dulu di depan gambar Ketua Mao di pintu utama Kota terlarang.Beberapa kali kami melambai taksi, tapi tak satu pun mau berhenti. Kami memisahkan diri dan kelak kami akan kembali ke tempat semula kami masuk. Aku berpikir, mungkin di jalan raya ini mobil dilarang stop.Sementara aku sibuk mencari-cari dimana tempat taxi shelter, si Bode sibuk pula menyapu pandangan ke orang yang lalu lalang. Bode mendekati keduanya dan cewek-cewek itu seperti menunggu kedatangan Bode. Apa yang diomongi, aneh juga. Saya tidak ingat pada bulan apa lawatan saya ke Bijing itu, tetapi seingatku udaranya lumayan dingin.




















