Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. “Erriik!! Sex Bokep Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Marah yaa? Wanita itu mengerang dengan keras. Hatiku terasa sakit dan ngilu. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. “Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Erik Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Erik merebahkan wanita itu ke tempat tidur dan menindihnya, tangan Erik bermain-main dengan tubuh wanita itu, menciuminya dengan membabi buta, menciumi leher, menciumi payudara wanita itu sambil meremas-remasnya.“Ohh..Eriik..” Aku mendengar desahan wanita itu.Aku melihatnya. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius itu hadir lagi.Dia pun membungkukkan tubuhnya,
“Hey, tukang ngintip cilik.




















