Kemudian ku jawab..“jangan gitu pak? Sesampai dirumah aku terus terbayang sensasi kejadian tadi sore itu. Bokep Tobrut Namanya Pak Ramzy, Usianya kira2 66 tahun, tetapi masih kuat dan sehat.Sejak saat itu aku skemudian diantar Pak Ramzy kemana aku pergi, baik kekantor atau belanja. Kemudian Mas Hendarto menanyakan sebab perubahan sikapku itu. Besoknya aku seperti biasa diantar olehnya, dan ia tambah berani dengan meraba paha dan dadaku, tangannya aku tepiskan, namaun ia hanya senyum.Setiap hari, matanya tak luput memandangku dari ujung rambut sampai kaki. Malam harinya, dengan separo hati, aku layani suamiku dengan apa adanya. Di rumah yang luas dan asri ini, kita tinggal dan dikawani dua orang pembantu suami istri. saya waktu itu benar2 khilaf” kataku lagi. Kita mempercayakan rumah kepada mereka jika kita pergi kerja. Tetapi aku tak berontak. Di rumah yang luas dan asri ini, kita tinggal dan dikawani dua orang pembantu suami istri. Setiap pagi ia telah ada di rumah, dan siap2 membersihkan mobilku.




















