Sambil menubnggu mbak Natha saat itu kami bercanda dengan membahas perbuatan mesum kami. Bokeb Tangan kami yang tidak diam masih sibuk dengan porsinya masing-masing. Nggak papa dong guest dikasih, kan kami nggak minta, mereka yang ngasih. Ruangan itu kira-kira berukuran 3×3 meter dan tentunya ruangan itu ber Ac dan tertutup.Saat itu mbak Natha memberikan beberapa gaun pengantin hasil karnyanya untuk Ajeng dan aku. Gue sama Ajeng tunangan 3 bulan yang lalu, dan rencana pernikahan gue bakal terlaksana bulan desember tahun ini.Orang trua gue sama orang tua Ajeng sudah akrab sekali, hubungan kami mulus kaya paha syahrini tanpa lecet maupun luka,hhe. Kemaluan kami sama-sama merasakan kenikmatan walaupun baru sekedar handjob saja. Kala itu kami langsung keruang fitting yang dimana ruangan itu private, khusus para calo pengantin. Kamipun tinggal berdua diruangan Fitting gaun pengantin itu. Ajeng kocok penis gue naik turun dengan mesranya,“Ouhhhhhh…sakit sayang, basahi pakai ludah kamu dulu yah,” ucap gue.Kemudian Ajeng segera memberi ludah pada tanganya lalu dia kembali mengocok




















