Makin lama, di bawah temaram lampu tempel, makin jelaslah sosok makhluk itu. Bokeb Kebutuhannya yang tak terlampau banyak itu sudah bisa dicukupi oleh suaminya sendiri sehingga ketidakhadiran kekasih gaibnya tak terlalu dirisaukannya.Ratri pun semakin berhati-hati dalam menjaga kandungannya. Air liurnya tampak menggantung dari mulutnya. Daerah yang mereka huni masih cukup terbelakang dan belum dimasuki oleh listrik. Ratri terdiam sejenak mengalami perubahan yang mendadak itu. Setelah membersihkan tubuh dan menyisir rambutnya, ia menyiapkan tempat peraduannya.Baru saja ia berada di pinggir tempat tidur, tiba-tiba dirasakannya seolah udara di dalam kamar berubah menjadi dingin. Ia kini berada di antara kedua paha mulus ibu muda itu yang seolah mengangkang begitu saja membukakan jalan.Kejadian selanjutnya sangat mengejutkan dan tak pernah dibayangkan sama sekali oleh ibu muda yang cantik itu….



















