“Dia belum manusia!”, protesnya, “dia masih sperma orang kaya yang mau iseng!!”“Tiga bulan dia sudah manusia, Ermita. Bokep China Aku tak berani membawa dia ke dokter pengguguran kandungan. Kucium keningnya. Pakaiannya saja kelihatan lusuh baik blus maupun roknya walau tidak kumal, barangkali karena terus-terusan dipakai tiap hari. “Ndak Om, dia dapat yang baru,” jawabnya ketawa sambil melirik ke pacarku. Saling mengangkat muka dari seberang meja mata kami bertemu. Setelah nasi masak kami makan dengan berdiam diri.Dan makan itupun selesai. Kuperiksa penisku yang masih panjang setengah tegang. Pernah Andi kuajak tinggal bersamaku, tetapi karena terlalu jauh dari kampusnya dia tidak betah dan memilih tinggal di sekitar kampus saja, hanya sekali-sekali dia datang membawa pacarnya pada saat dia kira aku tidak di rumah. Aku menatapnya. Om ambil kegadisanmu ya?”“Mmmh, ambillah Om, Mita serahkan buat Om”, dia sudah menyerahkan perawannya untuk diambil olehku dengan cara apa saja yang aku maui. Saya tahu semuanya salah saya. Tapi memang bisa mabuk bagi yang belum biasa minum.




















