Satpam itu makin bersemangat menggenjot vagina Ivana sambil menggumam tak jelas. Terlihat sedikit darah menetes dari pinggir bibir kemaluannya, darah dari selaput daranya yang dia korbankan untuk menebus dosa ayahnya. Bokep hot indo “Cup…cup…ssreepp !” terdengar payudara itu disedot-sedot oleh mulutnya yang sudah ompong. “Hhhmm…ini deh, Non liat sendiri aja deh disini…” jawab Imron seraya mengeluarkan cameraphonenya dan menunjukkan hasil jepretannya kemarin.Mata Ivana terbelakak kaget sambil menutup mulutnya yang melongo dengan tangan ketika menyaksikan gambar itu, rasanya tidak percaya itu ayahnya. Imron kemudian menunduk dan melumat payudara Ivana yang lain, gigitan dan hisapannya lebih kasar dari Pak Mamad sehingga gadis itu merasa nyeri pada putingnya. “Hehehe…liat Ron, si Non ini cepet yah belajarnya sampai Pak Mamad kesetanan gitu !” komentar si satpam. “Sabar yah Non, sabar !” Pak Mamad menenangkannya sambil membelai rambut gadis itu, dia dapat merasakan genggaman tangan gadis itu yang makin erat karena telapak tangan mereka saling genggam.




















