Aku masih belum menerima ia meninggalkan mang Narko. Baru juga dimasukin sudah mau muntah!”gerutu mbak Siti.“Eng anu. Bokepindo Seperti ‘pipis enak’ kuduga itu artinya ejakulasi. Aku masih belum menerima ia meninggalkan mang Narko. Detik itu juga tiba-tiba pinggulnya ia hentakkan dengan kuat kebawah.SLEEEPPPP! mbak”“Iya non?”“Sakit ngga sih, Mbak?”tanyaku ragu-ragu“Apanya yg sakit, non?”“ituu..di ‘gitu’in sama mang Narko?”tanyaku lebih jelas.“Hi hi hi mbak pikir apa ternyata itu toh? Bersamanya hidupku penuh dengan gairah meledak-ledak. Gerutuku dalam hati. Di awal tadi kita sudah sepakat dan kakang juga sudah berjanjin dak bakal merusak ‘segel’-nya si non sebab walau bagaimanapun dia itu putri majikan kita. Tetapi sepertinya harapanku barusan tak bakal terjadi karena mang Narko telah mengangkat kepalanya keluar dari wilayah selangkanganku.“He he udah basah nih, nduk.” ujarnya pada mbak Siti sambil terkekeh-kekeh.“Sebentar, kang.




















