Tapi mengapa setiap ketemu dengannya aku selalu merasa membutuhkannya. Bokep Tante Aku sudah beres-beres ketika interkom itu berbunyi lagi. Tapi sengaja aku membuat diriku seolah-olah seorang yang sedang dalam trauma psikis yang hebat. dengan dada berukuran 34B. Itu saja. Itu saja. segala macam perasaan bercampur aduk di kepalaku. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. What I need now is you in my bed.Jam 14.30 aku kembali ke kantor. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. “Telepon Pak Ricky, dari Felly.”
Shit..! Main dobel. Dicemberuti oleh si Indri. Dan teringat Felly. Lima menit aku terbengong-bengong sendiri. Benar-benar aku ingin menghindar darinya. Tapi mengapa setiap ketemu dengannya aku selalu merasa membutuhkannya. Dan teringat Felly. Aku sudah beres-beres ketika interkom itu berbunyi lagi. Kubuka kaca jendela. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Gawat pikirku. Dan kami pernah membicarakan hal itu.Jam 15.00 ditelan kesibukanku, aku




















