Tangan Adi satu menyangga
tubuhnya, sementara yang lain meremas payudaranya. Bokep SMA Belum sempat ia
menjawab, Reza telah membuka ritsluiting celananya. Dan setelah beberapa saat penisnya meyembul dan
telah berada di hadapannya.“Bagaimana Bu, lebih besar dari Adi khan?”.Reza ternyata lebih agresif dari Adi, dengan satu gerakan
meraih kepala Yeni dan memasukkan penisnya ke mulut Yeni.“Mmpfpphh”.“Ahh yaa…, memang Ibu pandai dalam hal ini. Ia merasakan penisnya bagai diremas-remas oleh tangan yang sangat halus saat di dalam. “Enak Bu?”, Reza kembali berbisik di telinga gurunya yang telah terbakar oleh api birahi itu.Yeni hanya bisa menngerang, mendesah, dan berteriak lirih. Ia mendengar suara pakaian jatuh,
dugaannya pasti Reza sedang mencopoti pakaiannya. Namun otaknya masih berfungsi normal, meskupun sempat kaget.“Kamu kan nilainya bagus, nggak ada masalah kan..”, sambil duduk di balik kemudi.“Ada sedikit sih kalau Ibu nggak bisa mungkin kepala guru bisa membantu saya, sekaligus melaporkan
pelajaran Adi”, Reza tersenyum penuh kemenangan.“Apa hubungannya?”, Keringat mulai menetes di dahi Yeni.“Sudahlah kita sama-sama tahu Bu.




















