Namaku Fredi, biasa dipanggil Fred, Perawakanku biasa-biasa saja. Bokep indo Dan saatnya mengantarkan Tiyas pulang kami sempat berciuman pada saat aku mengantar Tiyas. Serasa sudah mendapatkan lampu hijau dari Tiyas, aku mulai memberanikan diri tuk membuka pakaiannya. ”Iya..ini siapa??” Tiyas menjawab. Aachh…achhh….achhhhh….achhhhhh..Frediiiii km heee..batt sayyy, dan tiba-tiba Tiyas mengeluarkan lagi cairan putih. “Engga aku cuma pingin ngobrol aja Tiyas Ganggu gak??”. Lalu aku yang sudah tidak tahan aku mulai menyuruhnya merebahkan diri dan mengangkat pahanya sehingga tampaklah memeknya yang merah dan menggoda itu.Aku masukin ya say?, tanyaku.Iya say tapi pelan-pelan yah Tiyas masih perawan.Aku mulai memasukan Penisku ke liang Memeknya pelan-pelan. “Engga aku cuma pingin ngobrol aja Tiyas Ganggu gak??”. “Owh kamu Fredi, gak papa kok, ni sekalian aku selesaikan jadi nanti aku udah bebas gak ada tugas lagi” jawab Tiyas. Fredigan sedikit kaget Tiyas pun menjawab “Eeehh kamu Fredi, buat apa kamu minta nomer telpon aku”. ”Iya..ini siapa??” Tiyas menjawab. Kemudian aku menemaninya menyelesaikan merekap hasil rapat tadi, sembari sambil




















