Cepet.. Bokeb Katanya itu sangat sakit. Kan lebih asik.” dengan bingung dia bertanya.“Ya gak apa apa sih. Aku mengambil bantal untuk menutupi daerah wanitaku itu.Namun dengan gesit ia menyingkirkan bantal itu dan menjilati vaginaku dengan posisi berlutut di sisiku. Bapak tidak memaksa kok. Tapi mau gimana lagi. Kamu berpikir saja dulu, saya ke dapur dulu sebentar ya..”Pak Yudhipun beranjak ke dapur. Bapak memberi kebebasan kok buat kamu. Tadi dipanggil dulu ama Pak Yudhi.” Jawabku“Pak Yudhi? Memang selama ini saya kadang-kadang tidak memakai bra ke sekolah.Ini supaya sepulang sekolah, kegiatan saya dengan Erick tidak terhambat. Untuk hidup sehari -hari saja susah. Sebab saya merasa bersalah padanya.Namun, Erick memang pria yang baik. Saya sih maklum aja.” Kataku.Sayapun masuk ke dalam rumah itu. Sebab memang dia itu guru yang asik buat dijadikan teman dan juga guru.“Ada apa, Pak?” sahutku“San, Apa kamu tahu kalau nilai matematikamu jelek?” tanyanya“Iya pak.” jawabku singkat“Apa kamu gak takut gak naik kelas?” tanyanya dengan mimik heran“Takut sih, Pak.




















