Dia menatapku seperti menelanjangi diriku, aku tertunduk malu. Bokep indo Namun Pak NS berkata lagi, “Kamu nggak usah malu”. Waktu itu aku diterima untuk PKL di sebuah instansi milik Pemerintah. Pertama ia mengukur lebar pundakku, lalu ia beralih mengukur pinggangku, kemudian ia mengukur panjang rokku dengan mngukur pahaku, setelah itu selesai. Kurasakan Pak NS semakin beringas dan tangannya semakin berani menjamahku dan tangannya berhasil memeloroti celana dalamku. Dia menatapku seperti menelanjangi diriku, aku tertunduk malu. Pertama ia mengukur lebar pundakku, lalu ia beralih mengukur pinggangku, kemudian ia mengukur panjang rokku dengan mngukur pahaku, setelah itu selesai. Pak NS sudah menunggu di ruangannya, aku mengetuk pintu dan dia mempersilakan aku masuk. Tiba-tiba Pak NS bicara, “Sas, bapak yang akan ukur kamu!”.Aku mempersilakannya. Pada tanggal tersebut aku sangat senang sekali.Paginya aku dipanggil untuk Interview di perusahaan tersebut. Pembimbingku di tempat aku PKL bernama Bapak NS.




















