“Eght…..ah…aku jadi berdiri nih.” katanya. Bokep Montok “Cowok yah.” Kata ibu ku. Ayo kita berangkat.” Om-om itu pun bergegas memakai celananya.Ibu ku segera merapikan rambutnya. ” Ok sayaang aku tunggu yahh..” Balas ku kembali. kemana om-om tadi ,” Bathinku. Bagas sahabat karib kekasih ku, Rian sudah membully ku“Widiiih.. Dengan nya aku selalu mengungkapkan curhatanku padanya. gak mauya udah.. Terlihat daun pintu Ibu ku terbuka, aku penasaran, ‘Apakah om-om tadi ada di kamar Ibu ku.’Dugaan ku benar, ternyata om-om itu sudah ada di dalam kamar Ibuku. Kini hanya BH yang masih terlihat, serta celana ngetrit yang aku pakai. Namun ibu hanya terdiam dan menganggap ku anak yang masih kecil, yang penting kamu bisa jajan ga usah nanya-nanya soal ayahmu..Itulah yang keluar dari mulut Ibu ku kalo aku menanyakan tentang siapa Ayah kandungku.Aku lihat ibu bersolek dengan Farfum bau yang menyengat hidungku. Bahkan sms ku jarang di balas, pon pun sering di rijek. maaf yah say..hehehe lama..” Sapaku dengan tersenyum.




















