Rasanya aneeh…” jawab Sasha yang kebingungan dengan reaksi tubuhnya.“Ah masa? Begitu pulang, Sasha menyerahkan disket pada Aldy itu sambil menahan perasaannya seolah tidak terjadi apapun di kantor hari itu. Bokep Family Mas Anton bodoh deeh!!” Sasha kembali merengut. Tidak ketinggalan, Pak Anton juga menggunakan jari telunjuknya yang lain untuk mempermainkan klitoris Sasha.“Kya! Soalnya vagina kamu sudah bekas si Aldy! Karena sebenarnya saya melanggar prinsip kejujuran dan integritas saya kalau saya menolong kalian.” Kata Pak Anton pongah.“Apa saja pak… apapun yang bapak minta, pasti saya lakukan… tapi tolong jangan laporkan kami…” ujar Sasha.“Kalau begitu, saya boleh minta kamu melakukan apapun?! Pak Anton mulai mencukur rambut-rambut halus di kewanitaan Sasha dengan cermat tanpa menyisakan sehelaipun rambut vagina Sasha sehingga kewanitaan Sasha kini terpampang jelas dan bersih.“Sekarang semuanya sudah bersih! Sasha hanya tertunduk lesu saat mengambil kembali disket itu.




















