Matanya terbeliak waktu kulepas celana dalamku hingga kontolku tersembul keluar.Dengan terbata-bata ia berkata, “Pak saya takut Pak, miliki Bapak besar sekali, nanti tidak muat lho Pak, saya baru beberapa kali bercinta.”Saya berbisik supaya ia tidak takut, sebab saya juga akan hati-hati dan kujamin dia tidak akan merasakan sakit, malah akan nikmat. Indo bokep Laras kaget mendengar tawaranku itu, dengan sangsi ia memandangku. “Sari tingginya berapa ya?”
“Seratus tujuh puluh enam senti Pak.”
“Berapa ukuran vital Sari?”
“Dada 36, pinggang 30, pinggul 38.”
Saya tersenyum mendengar ukuran vitalnya yang hebat itu. “Apa berciuman?” Laras mengangguk. Sudah pasti dia tidak juga akan lupa dengan pesanku kalau asistennya mesti bisa memuaskan saya baik pekerjaannya ataupun sexnya.Dessy hanya tertawa saat mendengar permintaanku itu. “Maksud saya, apakah hanya sebatas omong-omong, atau mungkin dengan aksi tindakan beda?”
Laras terdiam dan hanya tersenyum mendengar pertanyaanku yang mulai terukur itu.“Sebagai seseorang sekretaris, Laras mesti dapat menaruh rahasia perusahaan dengan maksimum, jadi untuk Bapak, bila Laras dapat berkata jujur tentang diri Laras, bermakna juga Laras




















