Bean menggeleng-gelengkan kepala tanda tak tahu menahu soal asal bercak itu.Setelah temannya keluar dari ruangan itu, Mr. Bokepindo Bean sudah bagai tonggak berdiri bagai tombak yang siap menghunjam sasaran. Hal itu membuat hasrat Mr. Bagi Mr. Bean hingga Anna mengejang hebat disertai jeritan dan desahan kenikmatan,“Aaahh..”.Bersamaan dengan itu mengalirlah cairan kenikmatannya dari dalam liang kenikmatan bercampur dengan air liur Mr. Bean menjawab, Anna sudah melakukan ciuman antar bibir yang dalam sambil bergerak naik ke perut Mr. Bean memegang kedua pinggul Anna menahannya. Maka ia mendaftar semua persiapan yang telah ia lakukan maupun yang belum. Ia ganti mengulum liang kenikmatan Anna dengan lembut dan penuh perasaan. Kemudian Anna berbisik pelan di telinganya,“Bean, aku mau cari tahu apakah batangmu senikmat lidahmu”.Belum sempat Mr. Bean menembus keluar menghujamkan cairan hangat ke dinding-dinding liang kenikmatan Anna yang paling dalam hingga Anna pun akhirnya ikut orgasme lagi.Setelah itu mereka berdua terbaring lemas diatas ranjang dan tertidur hingga pagi hari.




















