Tidak ada yang tahu kalau aku punya cukup banyak simpanan di bank. Karena Nyonya Wulandari sedang sibuk dengan suaminya. Vidio Bokep Langsung disodorkan padaku. Tidak ada seorangpun yang peduli antara satu dengan lainnya. Karena bekal yang kubawa juga tinggal untuk makan beberapa hari lagi. Dari pada jadi gelandangan, aku bekerja apa saja asalkan bisa mendapat uang untuk menyambung hidup. Tidak ada satupun yang melirik apa lagi memperhatikan lamaran dan ijazahku. “Iya, Nyonya. “Kenapa? Tapi memang Nyonya memintaku untuk masuk ke dalam kamarnya. Dia ingin meminta bantuan, Tapi orang-orang yang berlalu lalang dan melewatinya tidak ada yang peduli. Tapi kalau kamu benar-benar mau kerja, kamu bisa kerja dirumahku”, katanya langsung menawarkan. Nyonya Wulandari langsung memeluk dan merebahkan kepalanya di dadaku yang basah berkeringat. Tapi lama-kelamaan, aku mulai dihinggapi perasaan takut. Saat melihat buku tabungan, aku tersenyum sendiri. Tapi juga jadi kekasihnya di atas ranjang.Mungkin karena aku sudah mulai loyo, Nyonya Wulandari membawaku ke sebuah club kesegaran.




















