Kebetulan ortu nya sedang tidak ada.“Terima kasih udah jemput.” Kataku setiba di rumahnya.“Sama-sama.” Jawab Damar, mantanku.Aku duduk di sofa ruang tamu yang sepi.“Be, kamu ga kangen ma aku ya?” Kata Damar tiba-tiba, sambil duduk disebelahku dan merangkulku.“Nggak.” Jawabku singkat.“Uufttt, kamu selalu begitu.” Damar manyun.“Be, aku kangen ngesex sama kamu.”“yang kamu kangenin cuma ngesex doang? Yuk yang lama.” Ajaknya kembali.Uuuuhhhh, aku memang lagi pingin bercinta. Bokep Hot Telpon teman sana sini, tapi semua pada sibuk. Hehehehe…” Jawabnya sambil senyum-senyum.“Kamu kenapa sih Be? tapi selalu meleset. Saat mereka membutuhkanku, jam berapapun, aku harus bisa menemui mereka.Sedang apapun aku, aku harus siap menemani mereka. Kenapa nggak aku terima saja ajakannya.Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sudah berciuman. Tapi, aku selalu merasa kasihan pada mereka yang selalu dipenuhi masalah dalam hidupnya. Hari minggu kemarin tiba-tiba aku merasa kesal dan bosan. Aku kangen semuanya dari kamu. Kami berganti posisi, waktunya aku diatas. Gila, pingin tertawa dan kaget bercampur. Kami berganti posisi, waktunya aku diatas.




















