Namnya Jane karena parasnya putih bagai bidadari dgn rambut lurus tak kalah dgn bintang iklan shampoo. Kini sepasang lengan halus itu bukan miliknya lagi, tak bergeming sekalipun Jane berusaha menggerakkan tubuh, mungkin pegal pikirku.Dlm ketdkberdayaan tersebut Jane kubimbing ke sebuah spread-bar papan utk kaki dan kuperintahkan Jane melebarkan kakinya tersebut dan kukunci setelah pas, sekarang Jane tdk dapat merapatkan kakinya lagi, kulihat CD-nya mulai basah karena rangsangan. Bokep Jepang Kulihat jg ruangan yg belum pernah kubayangkan, berbagai alat tergantung di ruangan ini.Dlm kebingungan aku disadarkan dgn penjepit yg dilepas yg menimbulkan nyeri karena darah yg mulai mengalir pada puting yg telah lama yg dijepit, borgolku pun dilepas, sekarang aku terbebas.“Tight, sekarang kamu bebas pakai ruangan ini (ruang penyiksaan) dan ruangan sebelah (kamar tidur)disana semua tersedia, tp jangan sekali-kali kamu keluar dari 2 ruangan ini, karena diluar sana berkeliaran anjing penjaga yg hanya mengenal sy,” kata Jane sambil membelai sekujur tubuhku.Memang terdengar suara anjing lebih dari satu kurasa.“Terus..




















