Begitu aku buka pintu, aku dapati Vera sedang berdiri tersenyum sambil memegang kue dan tiga lilin menyala diatasnya. Bokep Cina Bisa aku rasakan Vera berdegup kencang, begitupun aku, terasa seperti baru pertama kali melakukan hal ini meski aku sudah sering merasakannya dengan wanita sebelum Vera.Meski ada sedikit keraguan, aku coba untuk meloloskan tangan aku ke dalam baju Vera. Setelah duduk di atas kasur aku, Vera mengeluarkan piring kertas dari dalam tasnya, dan segera memotong kue yang ia bawa. Ngapain sih kamu malem-malem ke sini, ngerepotin aja…
Ya gak apa apa dong, namanya juga pacar ulang tahun, kan setahun sekali. Dijulurkan lidahnya di ujung penis aku sambil tangannya tetap meremas pelan. Dengan cekatan Vera melepaskan celana aku, dan meremas pelan penis aku. Aku letakan tangan aku diatas vagina Vera yang sudah basah dari tadi. Terlihat Vera sendiri menikmati sekali dari nafasnya yang kembali tidak beraturan. Rupanya ada pesan masuk, dari Vera sepertinya. Kasih sayang yang diberikan Vera pun terasa tulus untuk aku.




















