Hanya, aku harus super selektif memilihnya. “Hai good morning (sambil tersenyum)..”Ketika makan pagi sebelum berangkat kantor juga begitu. Bokeb Tapi tiba-tiba aku terhenti mengocok kontolku, karena memang Yukiko entah tiba-tiba tengah malam itu baru pulang. Wahh.., serasa jantungku copot melihat dan menikmati senyum Yukiko pagi ini yang berbeda. Sepertinya kutangkap dia tidak grogi melihatku, tidak juga kutangkap keterkejutannya melihatku. Malam itu aku tidur dengan membawa kekalutan dan keinginan yang lebih dalam.Paginya, ketika aku bangun, sempat kusapa dia. “Ehh.., ehhh..!” sesekali dengan nada agak tinggi ketika tanganku menggapai daerah-daerah sensitifnya.Kemudian kepalanya mendongak dan buah dadanya kuciumi dari atas. achh.. Wahh.., serasa jantungku copot melihat dan menikmati senyum Yukiko pagi ini yang berbeda. Juga semua keluarga ibu kost. Di tempat kost kami berlima dan hanya ada satu-satunya cewek di kost-an ini, namanya Yukiko, ya kakeknya memang orang jepang.




















